Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Pegawai Republik Indonesia Cipta Karya Surabaya, Tahun Buku 2014

“Koperasi dibangun berlandaskan Pancasila dan UUD serta berasaskan kekeluargaan dan gotong royong, tujuannya adalah untuk melayani kebutuhan dan mensejahterakan para anggotanya sebagai pemilik sekaligus pengguna jasa yang juga merupakan nasabah bagi koperasi. “, ungkap Kepala Dinas PU. Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Jawa Timur DR. Ir. Gentur Prihantono SP., MT selaku pembina KPRI Cipta Karya dalam sambutan dan pengarahannya ketika membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Pegawai Republik Indonesia Cipta Karya, Tahun Buku 2014, di Ruang Rapat Lantai 4 pada Selasa, 24 Maret 2015 yang lalu. Dalam pengarahannya Kepala Dinas mengingatkan agar dalam proses simpan pinjam menggunakan manajemen perusahaan karena koperasi merupakan badan usaha dan yang menjadi pertimbangan pokok dalam pemberian pinjaman adalah kemampuan gaji untuk mengangsur dari peminjam, tidak atas dasar alasan lainnya seperti memiliki usaha lain atau alasan sejenis lainnya. RAT yang dihadiri oleh para pengurus dan pengawas koperasi serta perwakilan dari bidang-bidang sebagai anggota koperasi tersebut juga diisi dengan laporan dari Ketua I KPRI Cipta Karya, Moeljo, ST., MT. Dalam laporannya Ketua I KPRI Cipta Karya menyatakan bahwa RAT merupakan amanat UU No. 25 Tahun 1992 tentang perkoperasian, dan disebutkan bahwa dalam pengurusan periode2013-2015 telah mengalami beberapa kemajuan diantaranya adalah adanya peningkatan SHU dan ini dapat terjadi berkat sinergi dan kerjasama yang baik antara pengurus dan pengawas serta peran aktif para anggota koperasi. Perwakilan dari Dinas Koperasi  dan UKM Kota yang hadir dalam RAT ini juga menilai bahwa koperasi ini telah mengalami kemajuan seiring dengan peran aktif anggotanya yang semakin meningkat melalui kegiatan simpan pinjam maupun simpanan wajib, diingatkan pula bahwa tugas pokok koperasi adalah melayani dan mensejahterakan para anggotanya, serta alangkah baiknya untuk kedepannya koperasi tidak tergantung dari modal pihak ketiga (bank) sehingga dapat berkembang dengan modalnya sendiri.

0 Komentar Kirim Komentar